Sembilan dan Lima

Cuaca hari ke- Sembilan di bulan Maret onion-emoticons-set-4-9

Masih berawan. Terkadang gerimis menjatuhkan rintiknya…

Hei apa kabarnya kamu ? Sudahkah menghitung dosa 2 dekade ini ?

Sejak pukul tujuh tadi pagi, aku meretas kabut. Perjalanan yang lengang bersama si Panda dan Abang untuk menjemput Mommy tersayang yang akan tiba dengan KA Matarmaja Eksekutif. Yaah mommyku ga akan tahan duduk berhimpitan dengan keramaian di gerbong ekonomi. Beda denganku yang akan sangat antusias bergabung bersama orang orang pedesaan yang gemar menawari minuman dan mengajak bercengkrama onion-emoticons-set-5-20

Sebelum menuju ke Stasiun Senen. Kami mampir dulu ke Pacuan Kuda Pulomas. Ada semacam pasar kaget disana yang biasanya buka setiap hari minggu. Orang orang ramai berjongging ria… ada yang jalan santai bersama keluarga atau sekedar numpang sarapan karna disana ada banyak pilihan menu sarapan seperti bubur ayam  atau soto.

Mobil terparkir sempurna dan pikiranku masih melayang. Sembilan.

Aku ingat persis setahun yang lalu. di bulan November yang cerah.

Kami pernah berjualan baju bekas disini. Kami berangkat dari pagi subuh kemudian berjualan untuk modal acara UKM yang akan diadakan dalam waktu dekat. Kemudian hanya dapat untung sekitar 2 ribu rupiah hahahah. Usaha yang gagal total. Tapi entah mengapa hati kami bahagia.

Dan pagi ini, semilir anginnya masih sama. Semoga kamu masih bisa merasakan sejuknya.

Setelah puas berkeliling dan berburu sarapan pengganjal ( karna cuma beli cilok dan batagor hehehe perutku sedang malas menerima order ) tibalah saatnya Mommy menelpon dan mengabari kereta sudah melewati kota Bekasi. Kami bertiga bergegas menuju Stasiun Senen.

Alhamdulillah kami segera bertemu mommy dengan senyumnya yang anggun berbalut gamis pink. Ah, mommy memang selalu cantik J Mommy membawa banyak oleh oleh khas malang seperti keripik buah buahan. Kemudian entah mengapa, tercetus ide dari si Panda untuk singgah makan di Bakso Taman Solo sebelum  pulang. Perutku mulas.

Kumohon jangan kesana!

Namun kami tetap mampir dan pesan semongkok satu untuk masing masing. Aku menelan gejolak seolah menikmati.

Aku tersenyum untuk angka Sembilan hari ini. Hari yang penuh ketidaksengajaan yang Hebat!

Semoga langit angka sembulan selalu cerah dan penuh makna untuk kedepannya. Minimal, hingga mencapai Lima!

Sembilan hingga Lima… antaranya ada 2 minggu menyenangkan yang biasa aku dengungkan untuknya ‘Hari Kita Seumuran’

Semoga sisa angka Sembilan di bulan Maret ini selalu tersenyum indah~ untukku dan semua yang aku sayangi.  Amin

Happy Sunday my Nine B!

Sunday Morning

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s