Bambang Mustari ‘Bob’ Sadino

Every soul will taste death, and you will only be given your [full] compensation on the Day of Resurrection. So he who is drawn away from the Fire and admitted to Paradise has attained [his desire]. And what is the life of this world except the enjoyment of delusion. (QS. Ali-Imran : 185)
Yang saya tahu, beliau adalah seseorang yang gigih bekerja. Salah satu contoh manusia baik yang pandai, serta pantang menyerah. Jika boleh dikiaskan, sesungguhnya beliau telah melalui segala ujiannya dengan nilai A. Sempurna.
Pribadi yang hangat. Khas. Nyetrik. Humble.
7 Fakta Menyesatkan Ajaran Bob Sadino dalam Berbisnis. Bacaan renyah bak coklat hangat. Menghantarkan saya pada sosok Om Bob yang sesungguhnnya. Om Bob yang dikenal blak-blakan dalam menyampaikan seminar Bisnis, dan selalu tampil dengan ciri khasnya yaitu celana pendek.
Bambang Mustari Sadino (lahir di Tanjung Karang (Bandar Lampung), 9 Maret 1939 – meninggal di Jakarta, 19 Januari 2015 pada umur 75 tahun) atau akrab dipanggil Bob Sadino, adalah seorang pengusaha sukses asal Indonesia yang berbisnis di bidang pangan dan peternakan. Ia adalah pemilik dari jaringan usaha Kemfood dan Kemchick. Dalam banyak kesempatan, ia sering terlihat santai dengan mengenakan kemeja lengan pendek dan celana pendek yang menjadi ciri khasnya sehari-hari. Sempat dirawat selama dua pekan di Rumah Sakit Pondok Indah, pada 19 Januari 2015, sore hari pkl. 17.55.
Innalillahi wa inna ilaihi rooji’un.
Selamat jalan Om, sesungguhnya gajah mati meninggalkan gading… nama dan ilmumu akan senantiasa mengalir.
Advertisements

6 Bad Study Habits by Zennyjens

Study

Study

Have you’all read or hear these lot of platitudes before ?  When it comes to stu-dying :

“Make studying a priority. Review your notes early and often”

“Read all the textbook chapters and do your homework.”

“Practice makes perfect. So practice as much as you can.”

Bahkan, yang lebih ekstrem…

“Belajar.. kasian orang tua yang udah banting tulang cari duit sekolah kamu!”

First off, all the students who have ever been in a classroom just collectively rolled their eyes. Second, most of this stuff we hear, though well intentioned (maybe), is just plain wrong. A lot of bad study habits are spread in the guise of helpful advice.

Sure, udah banyak bgt nasehat serta berentetan kata motivasi supaya kamu belajar ! But see ? Apakah semua efektif ?

Nooo !! survey membuktikan bahwa kata kata motivasi yang biasa kamu tempel di dinding kamar kamu pun ga 100% berhasil… paling yaah 30-40 %. Selebihnya ? Pajangan.

Hayoo ?? ngaku ga ? Continue reading

2014-2015 Cuma Sebuah Keisengan Belaka

 

2015 kick the 2014

2015 kick the 2014

Assalamualaikum my first page of 365 !

I don’t wanna give any bacot this time, but still wanna share… a little 😀 oke

1. In this 2015 i will still love Running Man ! hahhaha Why do we love running man ? Because its so incredible & best Korean variety show ever. It could be an extravagance phenomenon among the Korean Wave journey.

My name is Shin Min Ah, and my Indonesian name is CIPAAAAANN

Haiii nama akuu Cipan! dan aku suka HAHA Oppa bgt

Haiii nama akuu Cipan! dan aku suka HAHA Oppa bgt

 

 

 

 

 

 

 

And I love Haha so damn.

Why ? Continue reading

Last satnight 0n 2014. So ?

Wal ashr i.. demi masa. Rasanya sudah berlalu cukup lama. Waktu sudah terlalu tua dan lamban. Terus menerus berputar. Bagi yang menyadarinya, selalu ada yang berkesan. 

Dan kaum gypsy tengah sibuk menari sembari menatap langit yang berpijar bintang tahun 2015. Atau ada yang menganggap bahwa ini hal yang biasa. Cuma pergantian tahun dan tantangan baru sudah ada di depan mata. Apa lagi ? Isu AFTA ? target pencapaian nilai kuliah ? target kelulusan ? Oh, enyah saja aku dari segala timeline penuh dengan list resolusi 2015! taraaaa~ ini resolusiku.. mana resolusimu ?

Maaf. biar kusimpan sendiri apa yang hendak aku kerjakan. Hal apa saja yang aku impikan, atau apapun itu bentuk cita-citaku. I don’t need anyone… to audit or coaching and build my life.

Kemudian aku ingin berbagi tentang hari ini.. yaa. Sehari penuh bersama hujan yang deras membasahi kota Bogor. Indah niaan… kuhirup dalam dalam wanginnya yang khas. Kulalui hari dengan menyesap wedang asem,

Suara serak,

Batuk,

Flu,

Serta suara Adha & Ical yang melagu silih berganti melalui headseat. Iyaa… aku sedang menggarap verbatim untuk tugas Cross-Culture Psychology. Love you deh kaka Tyasss. I got Dayak ethnic! *puuuuhhh

And they’re not suku Dayak indeed. Actually : Banjar 🙂

Entah mengapa… tapi aku berhasil menarik kesimpulan bahwaa, im not totally wrong! Iya kaaan.. berdasarkan narasumber indigenous, ulayat asli Dayak yang aku temui beberapa waktu lalu di Anjungan Kalimantan, serta berbagai literatur dari internet mengatakan : Dahuluu kalaa… asal muasalnya… semua penghuni pulau Kalimantan adalah Suku Dayak. Kemudia mereka mulai mengenal islam melalui bangsa Melayu dan terjadilah akulturasi. Banjar. Mereka enggan lagi menyebut diri mereka sebagai suku Dayak. hmmm terlepas dari perspektif negatif lain tentang suku Dayak atau ada faktor lainnya. Yang aku tahu sih begituuu

Aku akan selalu cinta Indonesia. Dengan segala keanekaragaman suku bangsanya.

Budaya Indonesia yang beragam. Harta karun terindah. Warisan budaya luhur.

Bagi mereka yang hanya bisa melihat Indonesi melalui nurani yang terbuka…

Oya, tentang hari ini… aku juga membuat minuman enak ! Campuran susu-brownies-choco-dan kopi.

Rasanya enak aja sih menurutku… hehehehe alih alih oat aku malah menggunakan wheat !

Sederhana aja sih, menggunakan konsep recycle, brownies langganan yang biasa kami beli di minimarket terdekat entah kenapa berasa beda. Tidak seenak biasanya. hmmm entah karna lidah kami konslet akibat flu atau memang terjadi penurunan kualitas. Yang jelas. Ini mengecewakan. Tapi kemudian price tag yang masih menempel di bungkus brownies tersebut membuat kami berfikir ulang. Brownies ini tidak mungkin dibuang begitu saja… hahhaha dan voila ! jadilah Milk-brownie ala Rumah Zennyjens.

Dan akan selalu ada hal-hal baik di setiap harinya yang patut untuk disyukuri. Selalu ada. Setiap hari… setiap waktu. Bukannya hanya di malam minggu terakhir tahun 2014.

Maka pandai-pandailah bersyukur.

5 Alasan Kenapa Pacaran sama Anak Psikologi Ga ENAK !

This’s too hurt for me posting this bacot-article. Fyuuh

Iyalah. As a psychology student im not agree at all. Tapi ga apa apa sih… toh ada benernya jugaaak

th_114_

hahhahaha

Katanya sih katanyaaa

Di dunia perkuliahan ada beberapa fakultas yang memang isinya kebanyakan cewek. Kayak misalnya kedokteran, ilmu keperawatan atau psikologi. Dari banyaknya fakultas itu, menurut MBDC (Malesbanget.com) yang paling susah sih pacaran sama anak psikologi. Beneran deh. Kalo gak percaya nih dia beberapa alasannya. Pertimbangkan baik baik pilihanmu!

Kepekaannya Tinggi

Anak Psikologi setiap harinya belajar tentang perilaku dan dan fungsi mental manusia. Jadi, kalo kamu mulai aneh-aneh dikit, ya siap siap aja deh dicurigain. Anak psikologi bisa mendeteksi tingkah aneh kamu dan memprediksi apa yang bakal kamu lakukan terhadapnya. So pasti gak nyaman dong kalo diginiin tiap hari.

“They do know”

Suka Pake Jargon

Selain itu, anak psikologi gak bisa sembarangan ngelabelin orang. Misalnya nih, kamu bilangin seseorang gila, atau autis, atau paranoid alias parno! Nah anak psikologi akan membantah kamu dan lalu mengeluarkan teori tentang orang yang sakit kejiwaan dan kemudian bersabda “Dia bukan gila, tapi schizofrenia” atau “kamu jangan sembarangan yaa ngatain dia autis. Autis ga kyk gitu!”

Interogasinya Dalem Banget

Kamu sedang punya masalah. Kamu butuh dihibur. Kamu ngadu ke pacar kamu yang anak psikologi. Bukannya dibikin ketawa, kamu malah ditanya macem-macem. Udah kayak lagi ditanya sama polisi.

Ya emang wajar aja begitu, soalnya psikolog kan emang tugasnya begitu, mencari akar masalah dari sifat orang yang gak normal. Jadi kalo anaknya males ditanyain ini itu, mendingan lupain keinginan pacaran sama anak psikologi.

Capek Kalo Diminta Bantuin Nugas

Kuliah psikologi itu berat. Bukunya juga berat-berat. Bahasa Inggris semua lagi. Kalo kamu pengen jadi cowok yang disayang ama dia, kamu harus bisa bantuin dia nerjemahin Text Booknya yang ribet itu. Selain itu, kamu juga harus mau nenteng buku-buku berat dia.

Subjek Gratisan Kalo Beli Alat Tes Baru

Anak psikologi selalu dibekali dengan alat tes. Bukan gak mungkin kamu jadi kelinci percobaannya.

Kalo dia yang jadi kelinci, gak apa sih hahahha

Atau kalo di fakultas Psikologi kampus gue.. sebagai bahan praktikum. Khususnya matakuliah Psikodiagnostik yang membutuhkan testee.

Pikirin lagi deh baik-baik. Jangan sampe kamu nyesel. Semua belum terlambat. Ya kalo kamu bisa tolerir poin-poin di atas gak apa juga sih. Setidaknya udah dikasih tahu ya. Hahahahha Intinya tergantung perspektif masing – masing individu sih… selera orang kan beda beda. Dan lagi, ga semua mahasiswi psikologi kyk begono. Contohnya akuuuuh yang akan selalu mengerti kamuuh dan menerima kamuuh apa adanyaa :* /abaikan/

Satu lagi anekdot picture dibawah ini, hahahah cuma anak psikologi yang paham deh !

10547532_957001970981013_1588605088880095039_n

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber :
Malesbanget.com via http://www.psychologymania.com