I’ve Lost My Red Umbrella.

Advertisements

stay or change

Just a simple explanation. Marvelous

a splendid adventure

curveballs.

The white and red stitched round blazing through diamond dust headed right for its leather home.

Curveballs start off at one height, one velocity, one direction. You see it, prepare for it, make adjustments to your position to make contact with it, and then it does what every good curveball does. It drops.

The thing about curveballs is you don’t know it’s a curveball till it’s, well, curved. Changed its direction, dropped a few inches, thrown you off your game. At that point there’s nothing you can do to change its direction or make it do what it seemed like it was doing before.

Once the curveball has revealed itself to be the curveball you were not expecting, you have a choice.
You can keep your position and go out swinging, maybe get lucky and tip it off.
Or, you can change positions, drop your chin, and go in…

View original post 195 more words

to the order of night

Bismillah,

Todays feeling : Grouchy, Bargundy, and Green tea 🙂

Change is always go on. Isn’t like my Open-Ended mind.

Semua hal yang terjadi sehari hari pasti memiliki makna. Semuanya memiliki proses. Semuanya akan selalu merindukan. Dan dirindukan.

Kita selalu berjanji, kepada orang lain, diri sendiri. Atau Tuhan.

Apakah kita pernah berpikir untuk berhenti sejenak sebelum memulai suatu kegiatan ? Atau merenung beberapa detik untuk bersyukur sebelum tidur ?

Hal – hal kecil yang biasa dilewati. Yang terlewat begitu saja.

Lil things thats will always cling.

When you put on the warm jeans. Yang baru abis disetrika.

When you enjoy the lough scene of your friend.

When you miss the rain. The smell.

When you smile with the Green.

Even when you miss to dwell and arguing with your bit*h s**t friend.

Atau pernahkah kita menyadari tentang seseorang yang tiba tiba kita ingat, lalu kita merindu. Seseorang yang tiba tiba melintas dalam benak kita. Itulah cara Allah menghibur kita.

Allah selalu punya caranya sendiri.

Allah yang tidak pernah tertidur. Subhanallah.

Yang selalu siap untuk menampung segala hal yang membuncah dari pikiranmu.

Dua bulan ini rasanya bagai terhisap. Aku pergi magang. Bertemu orang – orang baru. Masalah baru. Cerita cerita menarik. Pengalaman. Di dalam dua bulan ini aku merasakan berbagai macam rasa.

Tentang sahabat, tentang alam, tentang kehidupan, tentang cinta.

hope you’ll know the feel that its so hard to me to describe all of them.

Barusan emak gue grumbling. Beliau marah lantaran gue harus bayar ganti duit temen yang kepake buat kenang kenangan alat kesehatan pasien di rs tempat gue magang. Beliau kecewa. Dengan oknum pemeras disana. Juga pada temen gue yang tajir tapi bego ga cermat dalam memilih harga. Adakah 25 handuk seharga 380 ribu ?

Silahkan tertawa. Silahkan mencibir. Tapi hal inilah yang sering disebut perbedaan.

Perbedaan itu bukan soal benar atau salah kan ? Susah.

Susah dalam menjelaskan soal perbedaan. Ini soal hati.

Bisakah mencoba untuk ikhlas ? Bisakah mencoba untuk menerima ?

You will when you believe.

On the ride to believe, harus banyak mencoba. Harus banyak menerima. Harus banyak memahami.

Perasaan gue sekarang seperti terhanyut. Dan gue pun hanya bisa berenang defense.

Be positive : Maybe its a grace from Allah. Bring me to the deeper. Just to show the meaning. Just to relive that i am LIVE!